Anda berada di mode pratinjau.
| |

Penguatan Kapasitas Wartawan di Bidang Teknologi Guna Menjaga Kebebasan dan Beretika Media

507

507 - Penguatan Kapasitas Wartawan di Bidang Teknologi Guna Menjaga Kebebasan dan Beretika Media


Nomor:
507

Inisiator:
Aliansi Jurnalis Independent (AJI) Kota Ternate

Organisasi:
Aliansi Jurnalis Independent (AJI) Kota Ternate

Tanggal aplikasi:
16 September 2011

Lokasi:
Ternate, Maluku Utara

Dana:
200 Juta Rupiah

Topik hibah:
Kebebasan dan etika bermedia

Masa Aktivitas:
Januari-Juni 2011

Deskripsi Proyek:
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia terlihat sangat berdampak terhadap perubahan prilaku sosial masyarakat, terutama dalam mengkomsumsi informasi yang diberikan media. Tak jarang banyak masyarakat yang telah menjadikan pemberitaan sebuah media menjadi sebuah kebutuhan hidup yang harus dipenuhi setiap hari. Perubahan sosial ini juga berdampak pula terhadap upaya memperoleh bahan informasi yang dilakukan wartawan. Banyak wartawan yang sudah menjadikan teknologi sebagai sarana penting guna mengejar bahan berita/informasi. Di Maluku Utara, hampir 100 persen wartawan juga telah menjadikan sarana teknologi seperti heandphone, dan Internet sebagai sarana untuk memperoleh bahan informasi. Tak heran hasil pemberitaan wartawan di maluku utara kadangkala merupakan hasil wawancara melalui pengunaan sarana tersebut. Akibatnya tak jarang banyak wartawan yang terjebak pada informasi yang bersifat tak imbang dan bohong berpotensi terjadi gugatan hukum. Oleh karenanya Program yang kami tawarkan dimaksudkan untuk menguatkan kapasitas wartawan di maluku utara dalam pengunaan sarana teknologi dalam memperoleh bahan berita yang sesuai dengn kaidah-kaidah jurnalistik dan membela kepentingan publik.

Masalah yang ingin diatasi:
Maluku Utara merupakan provinsi di bagian timur Indonesia yang memiliki jumlah penduduk kurang lebih 1,7 juta di tahun 2011. Di wilayah ini setidaknya terdapat 6 media cetak harian, 8 media cetak mingguan, 7 radio, dan 12 koresponden media televisi Nasional yang memberikan kebutuhan informasi dan berita setiap hari kepada masyarakat. Jumlah wartawan aktif di provinsi inipun tercatat kurang lebih 150 orang yang selalu melakukan kegiatan jurnalistik. Sarana yang selalu digunakan pun tidak lain adalah alat teknologi seperti heandphone dan Internet. Kondisi inilah yang kemudian menjadi pendukung perubahan sosial masyarakat di Maluku Utara terutama dalam memenuhi kebutuhan informasi dan berita. Pemenuhan kebutuhan tersebut tidak lain merupakan hasil pemberitaan kerja wartawan mengunakan sarana teknologi itu. Oleh karenanya itu, kami (AJI Kota Ternate) memandang perlu ada suatu kegiatan yang bertujuan mendorong untuk tercipatnya penguatakan kapasitas wartawan di maluku utara dalam pengunaan sarana teknologi dalam memperoleh bahan berita yang sesuai dengn kaidah-kaidah jurnalistik dan membela kepentingan publik.

Cara mengatasi dan masyarakat yang diuntungkan:
Untuk mengatasi masalah tersebut kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan di antaranya adalah:<br /> 1. Fokus Grub Diskusi (FDG)<br /> Tujuan kegiatan ini tidak lain yaitu<br /> – Meningkatkan kapasitas wartawan di Maluku Utara dalam mengunakan teknologi guna pemenuhan kebutuhan informasi dan berita kepada publik sesuai dengan kaidah kaidah jurnalistik.<br /> – Mendorong persamaan persebsi pengunaan teknologi di kalangan wartawan yang berbasis kepentingan publik, keseimbangan dan kebenaran.<br /> – Lahirnya pemberitaaan yang sesuai dengan kaidah-kaidah jurnalistik<br /> 2. Pelatihan<br /> – Meningkatkan kapasitas wartawan di bidang teknologi informasi.<br /> – Terbentuknya media sosial oleh peserta pelatihan di sarana internet.<br /> – Tersebarnya informasi atau berita yang sesuai dengan kaidah jurnalistik.<br /> 3. Penerbitan buku “pentingnya teknologi dalam melahirkan karya jurnalistik yang seimbang dan sehat”.<br /> – Terciptanya karya nyata dalam memandang hubungan teknologi dalam pemenuhan kebutuhan informasi atau berita untuk publik<br /> Pihak yang akan menerima manfaat dari proyek ini adalah wartawan baik media cetak maupun elektronik di Maluku Utara. Namun output/hasil dari kegiatan ini secara umum mengungtungkan Masyarakat maluku utara terutama dalam pemenuhan kebutuhan informasi atau berita.

Ukuran kesuksesan:
Pencapaian keberhasilan akan diukur melalui kegiatan monitoring dan evaluasi setiap pelaksanaan kegiatan dengan melibatkan secara langsung tim kerja dan peserta kegiatan.<br /> 1. FGD (Focus Grub Discusi)<br /> – Terciptanya pemahaman pengunaan teknologi yang baik di wartawan dalam pemenuhan kebutuhan informasi atau berita untuk publik.<br /> – Tersosialiasinya kaidah-kaidah jurnalistik secara baik<br /> – Terjalinnya kemitraan strategis di kalangan wartawan maluku utara yang membela kepentingan publik.<br /> 2. Pelatihan<br /> – Lahirnya media sosial yang menampilkan berita lokal di internet yang merupakan hasil karya wartawa.<br /> 3. Penerbitan Buku<br /> – Lahirnya karya nyata tentang “pentingnya teknologi dalam melahirkan karya jurnalistik yang seimbang dan sehat”.

Perkembangan Proyek



Tidak ada aktifitas