Anda berada di mode pratinjau.
(click to expand)

468 - Sistem Mobile Farming untuk Daerah Desa di Karawang


Nama Inisiator

Ade Andri Hendriadi

Organisasi

NA

Topik

Keadilan dan kesetaraan akses terhadap media

Deskripsi Proyek

Salah satu potensi yang masih belum dapat dimanfaatkan dengan optimal oleh penduduk karawang adalah potensi pertanian yang terhampar sangat luas dengan karakteristik-karakteristik iklim yang berbeda. Potensi pertanian Indonesia dalam arti pengertian pertanian yang seluas-luasnya antara lain pertanian sawah, buah-buahan, sayuran, palawija, perkebunan, peternakan, perikanan air tawar dan laut, hutan, dan lain sebagainya, yang semua itu adalah potensi yang disadari oleh seluruh penduduk Karawang. Pertanian yang mempunyai potensi strategis dalam pembangunan nasional, seyogyanya dapat dikelola dengan kebijakan yang tepat dan benar. Pengelolaan sektor pertanian harus dilakukan dari hulu sampai dengan hilir. Kebijakan harus menyeluruh mulai sistem bercocok tanam sampai dengan sistem pemasaran dan distribusinya

Masalah yang Diangkat

Pada saat ini sistem pemasaran dan distribusi produk pertanian masih banyak mengalami permasalahan. Pada kasus distribusi beras misalnya, sering terjadi kelangkaan beras dibeberapa daerah yang akhirnya mengakibatkan kenaikan harga beras yang cukup tinggi. Selain itu, di Indonesia yang sebagian besar lahan pertaniannya masih mengandalkan hujan mengakibatkan kelebihan stok beras pada saat musim hujan dan kekurangan pada saat musim kemarau. Hal ini tentu mengakibatkan harga beras sangat rendah pada saat ini musim hujan dan sangat tinggi pada saat musim kemarau. Pada akhirnya petani dan masyarakat sebagai konsumen yang dirugikan. Permasalahan tersebut disebabkan karena tidak adanya informasi yang akurat mengenai ketersedian stok beras di daerah-daerah dan informasi harga dipasaran sehingga petani dan masyarakat sering dipermainkan oleh para pedagang

Solusi

• menganalisis kebutuhan terhadap layanan TIK untuk pertanian dan pemberdayaan daerah rural;
• melakukan analisis terhadap sistem distribusi komoditas pertanian dan pemasaran hasil pertanian yang ada di Indonesia;
• mengembangkan teknologi terapan yang bernilai ekonomi tinggi, yang mempunyai kemampuan, diantaranya: mempercepat alur penyampaian informasi komoditas pertanian yang tersebar, memberikan dukungan terhadap pengambilan keputusan pemerintah akan pendistribusian komoditas pertanian, dan mengurangi proses alur penyampaian informasi, sehingga pemerintah dapat memperkirakan masalah ketahanan pangan;
• hasil penelitian dapat diimplementasikan untuk mendukung program pemerintah mengenai pemerataan TIK ke pedesaan
Pihak yang akan menerima manfaat dari proyek ini adalah petani lokal Karawang yang bisa mendapatkan informasi pertanian secara cepat dan akurat dan pemerintah kabupaten karawang dan DPRD Karawang yang juga dapat mengontrol komuditas desa yang akan dikunjunginya

Target

Petani Lokal Karawang yang bisa mendapatkan informasi pertanian secara cepat dan akurat dan pemerintah kabupaten karawang dan DPRD Karawang yang juga dapat mengontrol komuditas desa yang akan dikunjunginya

Indikator Sukses

1. Pemerintah/DPRD dapatmengecek langsung komudidatas pertania yg dimiliki daerah yang dikunjungi.
2. Menyediakan informasi komuditas yang disediakan oleh suatu daerah.
3. Mampu mengolah data-data menjadi informasi statistik untuk menunjan pengambilan keputusan.
4. Mampu menampilkan informasi daerah terdekat yang mampu memasok komuditas disuatu daerah beserta jumlahnya

Lokasi

Karawang, Jawa Barat

Dana yang Dibutuhkan

300 Juta Rupiah

Durasi Proyek

Januari – Juni 2012 (6 bulan)