Anda berada di mode pratinjau.
| |

Eduwikinesia, Program Belajar dan Mengajar Kolaboratif untuk Indonesia

315

315 - Eduwikinesia, Program Belajar dan Mengajar Kolaboratif untuk Indonesia


Nomor:
315

Inisiator:
Akhmad Guntar

Organisasi:
NA

Tanggal aplikasi:
16 September 2011

Lokasi:
Surabaya, Jawa Timur

Dana:
Rp 692.800.000 yang teralokasikan untuk biaya setup (11,19%), crowdsourcing (22,00%), biaya personil manajemen (23,38%) dan pengembangan platform/teknologi (43,43%).

Topik hibah:
Meretas batas – kebhinekaan bermedia

Masa Aktivitas:
Februari 2012 s.d. Agustus 2013 (18 bulan), yang terhitung sebagai masa pengembangan tahap I.

Deskripsi Proyek:
Membangun sistem kolaboratif Wiki Edukasi dalam entitas gerak non-profit untuk menyediakan bahan belajar gratis berupa latihan soal dan langkah-jawab, serta referensi belajar teks, gambar, dan video berbentuk How-To yang terstruktur dalam peta belajar yang memudahkan titian belajar. Ditujukan untuk seluruh pelajar Indonesia di tingkatan SD hingga SMA dengan akses melalui komputer maupun perangkat genggam yang terkoneksi dengan internet, namun bisa diunduh untuk dioperasikan offline di komputer. Sistem akan memfasilitasi pengguna untuk belajar sesuai kecepatan dan kemampuan daya tangkapnya masing-masing, untuk menentukan target belajar dan memonitor kemajuan proses belajarnya sendiri, dengan sistem imbalan poin dan lencana dan integrasi update status ke social media yang menggairahkan semangat belajar.

Masalah yang ingin diatasi:
1. Adanya kesenjangan kualitas pengajaran dan bahan belajar yang menyebabkan “ketidakadilan” kesempatan belajar. Siswa perlu didukung dengan bahan belajar mandiri berbentuk how-to yang bersifat praktis langkah per langkah.<br /> 2. Kurangnya bahan belajar online bermuatan lokal dalam susunan kurikulum pendidikan formal Indonesia dan dalam bentuk yang memudahkan penahapan belajar.<br /> 3. Keinginan dan kebutuhan siswa untuk belajar secara mandiri belum terfasilitasi oleh sistem belajar yang bersifat adaptif dan mendukung pembelajaran berjenjang.<br /> 4. Adanya kesenjangan terhadap akses bahan belajar berkualitas dari kalangan ekonomi menengah.<br /> 5. Perangkat genggam banyak diselewengkan pelajar untuk perihal kurang bermanfaat. Untuk mendayagunakan perangkat genggam sebagai perangkat dukung belajar, kita perlu suplai pelajar dengan bahan berkualitas di perangkat genggam mereka.

Cara mengatasi dan masyarakat yang diuntungkan:
1. Menyusun sistem bahan belajar berbentuk wiki dalam konteks pengerjaan soal dengan referensi belajar utama berformat How-To dan Wikipedia Indonesia (di samping referensi lain), dengan sasaran bidik siswa tingkatan SD hingga SMA.<br /> 2. Menyusun bahan belajar online dalam struktur kurikulum pendidikan formal Indonesia, dalam tingkat kesulitan penguasaan dan peta keterkaitan antar topik bahan belajar untuk memungkinkan pembelajaran yang bertahap.<br /> 3. Membangun sistem latihan soal yang adaptif terhadap tingkat penguasaan siswa, yang bisa menyesuaikan dengan kecepatan belajar dan daya tangkap siswa, dalam mekanisme imbalan pengukur usaha belajar yang bisa dipublikasikan ke social media untuk menggairahkan dan membetahkan siswa dalam belajar.<br /> 4. Memberikan akses terhadap bahan belajar tersebut melalui saluran komputer dan perangkat genggam yang tersambung internet. Sistem bisa diunduh untuk dioperasikan secara offline.

Ukuran kesuksesan:
Indikator antara (lead):<br /> <br /> Jumlah dan kualitas kompetensi kontributor aktif<br /> Kesolidan dan kekompakan komunitas kontributor<br /> Tingkat penetrasi ide program melalui social media maupun offline<br /> Jumlah dan kualitas soal dan panduan-jawab<br /> Jumlah dan kualitas bahan belajar wiki how-to<br /> Jumlah video yang disubtitling, didubbing, atau di re-make<br /> Jumlah bahan belajar format audio dan gambar<br /> Tingkat popularitas web, termasuk rangking di mesin pencari<br /> Kekuatan organisasi penggerak dan kompetensi personil yang ada di dalamnya<br /> Ketangguhan platform secara infrastruktur maupun aplikasi, baik versi web desktop maupun mobile<br /> Indikator sasaran (lag):<br /> <br /> Jumlah siswa/pelajar dan guru/pengajar terdaftar<br /> Jumlah dan prosentase siswa yang mendapat rangking di dalam sistem<br /> Jumlah dan prosentase siswa yang naik rangking di sekolah formalnya<br /> Jumlah pengakses tiap bulan<br /> Jumlah pengakses di perangkat genggam<br /> Jumlah sekolah yang menggunakan sistem<br /> Cakupan kota dan propinsi yang menggunakan sistem<br /> Prosentase siswa yang lulus ujian berkat bantuan sistem

Perkembangan Proyek



Tidak ada aktifitas