Anda berada di mode pratinjau.
(click to expand)

297 - Pengembangan Koran Dinding di Sekolah


Nama Inisiator

Kegiatan dan Kreativitas Remaja (Keker)

Organisasi

Kegiatan dan Kreativitas Remaja (Keker)

Topik

Meretas batas – kebhinekaan bermedia

Deskripsi Proyek

Program ini bertujuan untuk mengubah mindset pelajar tentang koran dinding (Koding) atau majalah dinding (Mading). Saat ini media semakin berkembang termasuk juga Koding/Mading. Di Makassar, format koran dinding 3 Dimensi dan Mading Gerak mulai diperkenalkan Keker sejak tiga tahun terakhir. Tidak hanya menambah minat pelajar untuk menggeluti dunia jurnalistik, format baru Koding/Mading ini juga menjadikan pelajar berpikir kreatif untuk menciptakan hal-hal baru lewat new media. Hampir seluruh sekolah SMP dan SMA memiliki ekskul Mading. Jika para pengurus Mading/Koding ini dilatih sejak dini tentang bagaimana mengelola media di mulai dari media sekolah dengan baik, praktek jurnalisme yang mendorong kebhinekaan, kesetaraan, kebebasan dan media yang beretika bisa kita wujudkan di masa yang akan datang

Masalah yang Diangkat

Banyak pelajar/remaja yang memiliki talenta di bidang menulis, tetapi mereka tidak memiliki ruang untuk menuangkan gagasan dan ide-ide kreatifnya. Seringkali talenta itu juga tidak diarahkan dengan tepat. Di hampir semua pengurus Mading/Koding sekolah bahkan tidak memiliki akses dengan media di mana mereka bisa menyampaikan gagasan ke publik. Padahal bidang jurnalistik semakin berkembang dan dibutuhkan kepekaan untuk mengikuti setiap perubahan termasuk dengan hadirnya media baru

Solusi

Keker sebagai wadah kreativitas kaum muda di Makassar dan suplemen khusus remaja di Harian Fajar sudah eksis sejak 2003. Kemitraan dengan sekolah-sekolah yang terjalin dengan baik memudahkan kami dalam berinteraksi dengan warga sekolah. Khusus untuk pengembangan Koran Dinding di Sekolah kami akan melakukan pemetaan terlebih dulu mengenai kebutuhan siswa. Kegiatan inti dari program ini adalah menhadirkan wajah baru Koran Dinding di sekolah yang tidak lagi dibatasi oleh format segi empat. Siswa bisa berkreasi dengan bebas bahkan bisa menghadirkan Koding/Mading dalam format digital. Secara berkala, kami juga akan menggelar festival bagi karya-karya pengurus Mading di masing-masing sekolah. Sebagai gambaran, Keker Koding Exhibition yang terbesar di Indonesia Timur pertama kali kami gelar pada 2010 dan melibatkan lebih dari 1.000 pelajar SMP/SMA setiap hari. Proyek ini akan memberi keuntungan kepada pelajar SMP dan SMA yang memiliki ekskul koran dinding atau majalah dinding di 30 sekolah di Kota Makassar, Kabupaten Maros, dan Kabupaten Gowa

Target

Pelajar SMP dan SMA yang memiliki ekskul koran dinding atau majalah dinding di 30 sekolah di Kota Makassar, Kabupaten Maros, dan Kabupaten Gowa

Indikator Sukses

Program ini berhasil ketika seluruh sekolah yang diintervensi bisa menghadirkan Mading/Koding yang lebih kreatif dengan isi/konten liputan yang beragam. Media ini bisa menjadi sarana komunikasi efektif warga sekolah dan semakin banyak pelajar yang tertarik menggeluti dunia jurnalistik

Lokasi

Makassar, Sulawesi Selatan

Dana yang Dibutuhkan

500 Juta Rupiah

Durasi Proyek

Januari – Desember 2012