Anda berada di mode pratinjau.
| | |

Gerakan Ponsel Sehat Indonesia

230

230 - Gerakan Ponsel Sehat Indonesia


Nomor:
230

Inisiator:
Gerakan Ponsel Sehat Indonesia (GPSI)

Organisasi:
Gerakan Ponsel Sehat Indonesia (GPSI)

Tanggal aplikasi:
16 Sep 2011

Lokasi:
Malang, Jawa Timur

Dana:
190 Juta Rupiah

Topik hibah:
Kebebasan dan etika bermedia

Masa Aktivitas:
Juli 2012 – Maret 2013

Deskripsi Proyek:
Sebuah gerakan yang mengajak masyarakat dalam menggunakan media ponsel dengan baik dan sehat. Gerakan ini dilakukan dengan menyelenggarakan seminar, workshop (pelatihan khusus) ke Sekolah-sekolah di tiga kabupaten yakni Malang, Kediri dan Blitar. Gerakan ini mensosilisasikan cara menggunakan media rekam dan foto ponsel, mengajarkan penanggulangan efek negatif ponsel baik dari sisi sosial dan kesehatan, dan etika penggunaan ponsel. Gerakan ini akan bekerjasama dengan Bimbingan Konseling sekolah dan menyediakan kurikulum khusus sebagai tindak lanjutnya

Masalah yang ingin diatasi:
Penggunaan Ponsel di kalangan pelajar semakin marak. Masalahnya perkembangan fitur yang ada di dalamnya tidak diikuti dengan edukasi yang memadai baik disekolah maupun di keluarga sehingga banyak terjadi penyalahgunaan media ini terutama yang berhubungan dengan fitur media rekam dan foto. Penyalahgunaan yakni tentang pornografi, dimana 90% pelaku adalah pelajar. Selain itu etika berponsel juga menjadi titik perhatian serius, apalagi ponsel yang sudah berjaringan dengan media sosial, kami mengajarkan bagaimana etika yang pantas sesuai dengan budaya Indonesia

Cara mengatasi dan masyarakat yang diuntungkan:
Menyiapkan kurikulum khusus gerakan ponsel sehat Indonesia, menyelenggarakan seminar dan workshop ke tiga kabupaten yakni di Malang, Kediri dan Blitar, 3 sekolah untuk masing-masing kabupaten, bekerjasama dengan Bimbingan Konseling sekolah sebagai kelanjutan program, mendeklarasikan Gerakan Ponsel Sehat Indonesia sebagai bentuk Gerakan bersama masyarakat, dan menggunakan media massa untuk sosialisasi program-program GPSI. Pihak yang diuntungkan adalah siswa/siswi, guru di masing-masing 3 SMU di Kabupaten Malang, Kediri dan Blitar (9 SMU): SMU N 1 Malang, SMU N 5 Malang, SMU N 8 Malang, SMU N 1 Pare-Kediri, SMU N 2 Pare- Kediri, SMU N 7 Kediri, SMU N 1 Blitar, MAN 1 Blitar dan SMU PGRi 1 Blitar

Ukuran kesuksesan:
Berdasarkan banyaknya siswa dan guru yang bergabung dalam kegiatan ini, jika kurikulum GPSI telah digunakan sekolah sebagai bahan pembelajaran tambahan, meningkatnya kesadaran penggunaan ponsel yang baik dikalangan siswa (diukur dengan angket khusus pra dan pasca program), dan GPSI telah menjadi gerakan nasional bersama sekolah dan masyarakat

Perkembangan Proyek



Tidak ada aktifitas