Anda berada di mode pratinjau.
| | |

Video Komunitas sebagai Jembatan Komunikasi Kampung Cempluk

229

229 - Video Komunitas sebagai Jembatan Komunikasi Kampung Cempluk


Nomor:
229

Inisiator:
VideoTalk Movement

Organisasi:
VideoTalk Movement

Tanggal aplikasi:
16 Sep 2011

Lokasi:
Malang, Jawa Timur

Dana:
240 Juta Rupiah

Topik hibah:
Meretas batas – kebhinekaan bermedia

Masa Aktivitas:
Maret 2012- Januari 2013 (10 Bulan)

Deskripsi Proyek:
Program ini merupakan program pemberdayaan masyarakat melalui video komunitas mulai dari pelatihan, riset, produksi, pendampingan oleh fasilitator, hingga pada distribusi karya video. Ini merupakan program tambahan dari kegiatan Festival Kampung Cempluk sebelumnya (Festival kampung tempo dulu, kuliner kampung, tari dan musik tradisional, layar tancap) yang diselenggarakan secara swadaya masyarakat kampung Cempluk sepanjang dua tahun ini. Program video komunitas ini ditujukan pada pemuda yang sebagian besar dari mereka putus sekolah dan menjadi pekerja musiman (tukang bangunan atau petani). Bertujuan sebagai jembatan baik antar warga desa maupun keluar desa agar mereka bisa bercerita, berargumen dan berpersepsi mengenai realitas yang terjadi dikampung cempluk melalui media audio visual serta mendistribusikannya melalui berbagai media (TV lokal, Website, roadshow ke universitas atau sekolah dan apresiasi secara langsung melalui layar tancap secara bersama)

Masalah yang ingin diatasi:
Kampung Cempluk adalah kampung pinggiran miskin yang berusaha menjadi kampung budaya. Kampung ini sebenarnya berada di tengah kota Malang. Wilayah yang dahulunya sebagian besar adalah lahan pertanian saat ini beralih fungsi untuk dikembangkan menjadi Mall dan perumahan-perumahan mewah. Sehingga untuk mempertahankan nilai-nilai asli budaya maka atas inisiatif beberapa warga selama dua tahun kampung ini secara swadaya menyelenggarakan berbagai kegiatan budaya (kuliner tradisonal, musik, tari, wayang, jaranan dan ludruk) meskipun dengan kondisi yang sangat minim. Setidaknya ada 4 masalah yang terjadi di kampung ini:<br /> 1. Komunikasi antar generasi akan warisan budaya (kesenian dan kearifan lokal) masih belum maksimal karena ketiadaan media.<br /> 2. Banyak warga yang belum bangga dengan desanya sehingga keluar desa<br /> 3. Ekspose keluar yang masih kurang<br /> 4. Ada kebuntuan dalam komunikasi antara Pemerintah kota dengan warga kampung cempluk mengenai program kampung budaya

Cara mengatasi dan masyarakat yang diuntungkan:
Pelatihan Video Komunitas ini adalah solusi untuk memberikan ruang ekspresi, persepsi dan menjadi alat komunikasi antar warga mengenai berbagai persoalan yang mereka hadapi dan menjadi bahan diskusi kelompok dalam mencari jalan keluar dari berbagai permasalahan, sekaligus sebagai alat mendokumentasikan proses-proses pemecahan masalah yang mereka tempuh, selain itu menjadi alat refleksi bersama masyarakat kampung cempluk.<br /> Setidak ada 4 langkah yang kami lakukan dalam program ini; yakni<br /> 1. Workshop atau Pelatihan Video Komunitas yakni:<br /> Pelatihan khusus tentang:<br /> a. Media audio visual dan video komunitas<br /> b. perangkat media Rekam (Kamera Video, Foto dan Sound Recording)<br /> c. Riset dan pembuatan naskah (treatment video komunitas)<br /> d. Teknik syuting dan sinematografi<br /> e. Editing Video dan software penunjang<br /> f. Pemutaran dan Distribusi video<br /> 2. Pendampingan oleh Fasilitator, memberikan fasilitas, mengajari secara langsung on-locations<br /> 3. Memberikan Sarana dan Prasarana Pembuatan Video<br /> a. Memberikan berbagai perangkat syuting (berupa 7 kamera video, 2 kamera foto digital, 5 tripod, 3 set klip on), 4 unit komputer editing, 1 unit LCD Proyektor<br /> b. Menyewa salah satu rumah/gedung warga dikampung cempluk untuk dijadikan sebagai studio mini dan sekretariat bersama.<br /> 4. Distribusi Video Komunitas<br /> a. Bekerjasama dengan Televisi lokal Malang (Malang TV dan Batu TV) dengan spot khusus program mingguan tentang Video Komunitas Kampung Cempluk.<br /> b. Membuat Web khusus tentang Video kampung cempluk<br /> c. Melakukan Roadshow ke pihak luar (Sekolah, Universitas, Perpustakaan dan berbagai ruang apresiasi di kota Malang)<br /> d. Melakukan pemutaran layar tancap secara rutin hasil karya video komunitas yang sudah dibuat untuk diapresiasikan dan mampu menjadi wacana diskusi warga kampung cempluk itu sendiri. Pihak yang diuntungkan adalah pemuda dan remaja usia antara 14-30 tahun Dusun Sumber Rejo (Kampung Cempluk), Malang, Jawa Timur

Ukuran kesuksesan:
Bertambahnya jumlah partisipasi masyarakat yang bergabung dalam program, meningkatnya jumlah produk video yang dihasilkan setiap bulannya, distribusi video baik didalam maupun diluar kampung Cempluk yang semakin intens, apresiasi baik pihak luar terhadap kampung cempluk, dan kontinuitas keberlangsungan produksi video komunitas pasca program

Perkembangan Proyek



Tidak ada aktifitas