Anda berada di mode pratinjau.
| | |

Ruang Belajar Alternatif

193

193 - Ruang Belajar Alternatif


Nomor:
193

Inisiator:
Gedung Kesenian Solo

Organisasi:
Gedung Kesenian Solo

Tanggal aplikasi:
16 Sep 2011

Lokasi:
Solo,Jawa Tengah

Dana:
372 Juta Rupiah

Topik hibah:
Meretas batas – kebhinekaan bermedia

Masa Aktivitas:
Minimal 5 tahun

Deskripsi Proyek:
Gedung Kesenian Solo sebagai ruang berkesenian yang dikelola secara independen berusaha merintis rumah baca untuk meningkatkan kecakapan daya pikir, memperluas wawasan pengetahuan, dan mengembangkan kreativitas. Rumah baca yang dinamakan “BaleBaca” diharapkan menyediakan ruang baca yang representative dan menyediakan referensi yang lengkap. BaleBaca diharapkan mampu menjadi database penyedia informasi, pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan budaya bagi komunitas dan masyarakat luas serta meningkatkan minat baca dan memupuk kreativitas bakat dan minat serta meningkatkan mutu Sumber Daya Manusia dibidang seni budaya

Masalah yang ingin diatasi:
Melihat geliat komunitas anak muda dari berbagai lini kesenian di Solo yang ingin terus berkarya, berjejaring dan berproses, perlu adanya manajemen yang baik. Manajemen tersebut dengan terus memantau dan memfasilitasi pergerakan mereka. Salah satu fasilitas yang kiranya cukup penting adalah dengan menyediakan referensial bacaan dan jaringan. Saat ini kesulitan yang paling nyata adalah kurangnya koleksi referensi seperti buku bacaan, film, katalog, dan tentunya ruang baca yang representatif. Singkatnya, perlu adanya database penyedia informasi, pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan budaya bagi masyarakat. Selain menyasar pada komunitas, masyarakat sebagai publik seringkali tidak memiliki akses untuk referensi pembelajaran dalam bidang apapun

Cara mengatasi dan masyarakat yang diuntungkan:
Dengan melakukan pendataan komunitas secara menyeluruh agar komunitas mampu memanfaatkan database tersebut sebagai akses untuk terus berjejaring, memberikan fasilitas taman baca, menyelenggarakan diskusi, workshop dan pelatihan bersumber dari referensi yang telah ada dan mengundang public secara luas agar terjadi interaksi antara public dan komunitas, dan menyelenggarakan proses pengelolaan, penambahan dan perawatan bahan pustaka sehingga dapat dimanfaatkan untuk jangka waktu yang lama. Pihak yang diuntungkan adalah pemerintah karena turut membantu pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, mendukung kebijakan Pengembangan Ekonomi Kreatif tahun 2009-2015, dan menunjang pelaksanaan pembangunan Nasional, juga kapada masyarakat komunitas, pegiat seni, budayawan karena dapat menjadi tempat belajar alternatif dan ruang berinteraksi, mendukung pengembangan pengetahuan dibidang seni budaya, dan merangsang terciptanya lapangan kerja baru

Ukuran kesuksesan:
Adanya ruang sirkulasi yang representatif untuk komunitas dan masyarakat luas

Perkembangan Proyek



Tidak ada aktifitas