Anda berada di mode pratinjau.
(click to expand)

185 - Pemanfaatan Piranti Celluler untuk Membangun Database Difabel


Nama Inisiator

Muhammad Joni Yulianto

Organisasi

Sasana Integrasi dan Advokasi Difabel (SIGAB)

Deskripsi Proyek

Secara singkat, proyek ini akan mengembangkan pemanfaatan celluler berbasis SMS sebagai alat untuk membangun, meng-update serta memperoleh database Difabel secara akurat. Fitur SMS akan terhubung ke sebuah server yang akan menerima dan mengolah serta menyimpan data ke dalam database. Sementara organizer Difabel di lapangan akan menjadi pensuply data entry yang sangat akurat karena berbasis di wilayah masing-masing. Pada tahap pengembangan, aplikasi ini akan dikembangkan di satu wilayah kecamatan di Yogyakarta.

Tipe Konten

Proyek ini akan memodifikasi pemanfaatan SMS center ke dalam fungsi yang lebih advance sebagai entry database. Untuk itu, akan dilakukan modifikasi dengan menggabungkan fungsi SMS center dan server database ke dalam satu kesatuan system yang dapat mengelola database secara ter-update

Masalah yang Diangkat

1. Membangun infrastruktur pendataan Difabel yang akurat dengan berbasis celluler.

2. Meminimalisir tingkat ketidak-akuratan data Difabel melalui pelibatan masyarakat / komunitas Difabel dalam pendataan Difabel di tingkat masyarakat melalui pemanfaatan piranti celluler.

Solusi

1. Penyusunan instrument (tools) data difabilitas. Sudah tersedia. 2. Perancangan prototype SMS cerver yang terhubung dengan database. 3. Adopsi instrument pada SMS center dan database. 4. Uji-coba prototype. 5. Pematangan infrastruktur (sms center, database. 6. Pelatihan untuk komunitas di kecamatan dan entry data. 7 Sosialisasi dan pengenalan kepada komunitas. 8. Diseminasi hasil keada pemerintah dan masyarakat untuk replikasi.

Strategi Distribusi

Dalam mengembangkan ide ini kami berkoordinasi dengan Dnas Sosial DIY yang sangat berkepentingan dengan data ini. Keberhasilan pengembangan aplikasi ini akan direplikasi oleh Dinas Sosial DIY untuk diterapkan di berbagai daerah lain.

Dalam proses perancangan, pengembangan maupun penyeurnaan aplikasi ini akan melibatkan masyarakat pengguna sehingga aspek kemudahan mengakses akan teridentifikasi sejak pembuatannya. Di samping itu, pada tahap perkenalan akan dilakukan pelatihan untuk memastikan bahwa aplikasi ini dapat digunkan secara benar oleh komunitas pengguna.

Target Pengguna / Penerima Manfaat

Difabel di Kecamatan Mlati (asumsi 1000 orang), serta Dinas Sosial DIY

Kuantitas Output Konten

NA

Indikator Sukses

Dalam waktu 4 bulan diperkenalkan, piranti ini dapat mengumpulkan data Difabel secara detail dan akurat

Lokasi

Sleman, Yogyakarta

Dana yang Dibutuhkan

Rp. 500 Juta

Durasi Proyek

12 Bulan