Anda berada di mode pratinjau.
(click to expand)

183 - Komunitas @iloveaceh Social Media Goes to School


Nama Inisiator

Aulia Fitri

Organisasi

Komunitas @iloveaceh

Deskripsi Proyek

Hampir setiap orang khususnya remaja kini memiliki gadget yang rata-rata bisa mengakses berbagai situs social media yang ada seperti layanan Facebook, Twitter, Instagram, Path, dan banyak lainnya. Menurut data StatCounter Global Statistic per Oktober 2013 menyebutkan pengguna social media dunia seperti Facebook (71,62%), diikuti dengan Twitter (7,51%), dan Pinterest (7,48%). Sementara di Indonesia sendiri, pertumbuhan pengguna social media terus meningkat yang diprediksi bakal tumbuh hingga 79,2% dari total penduduk.
Tak terkecuali siswa-siswi yang masih duduk di bangku sekolah saat ini mulai dari umur 15-18 tahun, mereka juga sudah merasakan kehadiran social media dalam kehidupan sehari-hari. Namun, kebanyakan dari mereka tidak tahu bahwa social media itu sendiri memiliki dampak positif bila bisa memanfaatkan dengan baik dan benar dan juga sebaliknya akan menjadi negatif jika tidak mampu mengetahuinya lebih lanjut. Menilik dari berbagai kasus yang ada, banyak tindak kriminal terjadi akibat penyalahgunaan social media yang berujung terjadinya sejumlah kasus seperti penculikan, pemerkosaan, perdagangan manusia, pencemaran nama baik, penyebaran info atau kabar bohong (HOAX), dan masih banyak lainnya.

Tipe Konten

Literasi dalam bentuk tulisan, slide atau persentasi, infografik dan video.

Masalah yang Diangkat

1. Mensosialisasikan penggunaan social media yang positif kepada siswa-siswi di sekolah dan mengaplikasikannya dalam pendidikan
2. Melakukan edukasi soal etika serta tata cara dan hal-hal yang tidak baik dilakukan di social media
3. Mengajarkan cara menggunakan Twitter dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari
4. Berbagi kisah inspiratif bagaimana Komunitas @iloveaceh telah mampu menggunakan social media secara positif dalam berbagi informasi
5. Mengkampanyekan aksi “Social Media to Social Movement” untuk bersama-sama kita #positifkanAceh

Solusi

Tentu saja hal-hal yang muncul di atas bukan saja menjadi tanggung jawab pihak-pihak tertentu, melainkan juga tanggung jawab bersama dalam membangun masyarakat yang peduli dengan perkembangan teknologi informasi. Bermulai dari kesadaran inilah, Komunitas @iloveaceh yang bernaung dibawah ILATeam Management Divisi Social Media ingin terus mencoba turun ke lapangan untuk turut andil dengan ikut mensosialisasikan serta mengedukasikan penggunaan social media yang sehat dan positif. Target pun diarahkan kepada siswa-siswi jenjang pendidikan SMA atau sederajat dengan harapan sosialisasi sejak dini mampu memberikan hasil yang lebih baik atau dengan kata lain “Lakukan Sebelum Terlambat”.

Strategi Distribusi

1. Akun @iloveaceh yang merupakan akun komunitas Twitter terbesar di Aceh dengan jumlah followers yang mencapai 43K lebih
2. Jejaring social media yang dimiliki @iloveaceh, mulai dari Instagram, Path, Blog, Blackberry Messenger, dan lainnya
3. Jejaring on Air seperti radio dan surat kabar

Target Pengguna / Penerima Manfaat

Pihak Sekolah yang bersangkutan, Siswa-siswi, dan masyarakat Aceh secara umum

Kuantitas Output Konten

Hasil dari penyebaran konten ini akan terus berlangsung secara simultan, target sekolah seluruh Aceh (min. 100 SMA/sederajat). Konten yang dikirim bisa lewat linimasa Twitter yang bisa diakses lewat aplikasi mobile oleh siswa-siswi atau sekolah dengan membangun interaksi dua arah dalam mencapai target yang telah disebutkan sebelumnya.

Indikator Sukses

Salah satu tolak ukur adalah memantau keterlibatan pihak sekolah dalam menggunakan akun resmi sekolah di Twitter, membangun interaksi dan arah komunikasi dalam meningkatkan keaktifan siswa-siswi dalam menggunakan informasi yang diberikan oleh sekolah, selain itu adanya keterlibatan penuh sebagai pengguna social media dalam berbagi informasi (kegiatan sekolah, event, dll) kepada publik lewat akun Twitter, dan hal-hal sejenisnya yang berdampak positif bagi pendidikan dan masyarakat sekitar lewat akun Twitter.

Lokasi

Bireuen, Aceh

Dana yang Dibutuhkan

Rp. 50 Juta

Durasi Proyek

12 Bulan