Anda berada di mode pratinjau.
| |

Ponsel Pintar Informasi Harga Kopi

162

162 - Ponsel Pintar Informasi Harga Kopi

Petani kopi dataran tinggi Gayo, di Aceh Tengah dan Bener Meriah mengalami berbagai kendala terkait informasi harga dan mesti dicarikan solusi. Akses informasi harga di pasar lokal dan global yang lebih komprehensif dibutuhkan oleh petani guna menunjang produktivitas mereka. Akses informasi harga yang diperoleh petani memberi ruang dan memperkuat kemandirian petani saat menjual produksi mereka.Petani terhindar dari praktik permainan harga yang diduga dilakukan oleh kartel kopi dalam hal praktik distribusi produksi. Lebih khusus, petani memiliki nilai tawar yang jauh lebih tinggi , utamanya saat petani memutuskan menjual produksi kopi mereka ke pasar, baik level lokal, regional dan global. Kopi salah satu komoditi unggulan nasional dan Aceh ini memiliki posisi tawar di level internasional, tentu saja diperlukan berbagai perlindungan, baik terhadap tanamannya, petani dan sistem pemasarannya. Analis mengatakan, salah satu bentuk perlindungan yang sudah terwujud adalah terbitnya sertifikat Indikasi Geografis kopi gayo. Sertifikat itu menjadi dasar perlindungan geografis atau originalitas terhadap tanaman unggulan masyarakat di Dataran Tinggi Gayo.

Nomor:
162

Nama Lengkap Inisiator:
Agus Rahmad Budiono

Lokasi:
Pidie Jaya, Aceh

Organisasi:
PT. Radio Antero Sentra Media

Judul Proyek:
Ponsel Pintar Informasi Harga Kopi

Lama Aktivitas:
12 Bulan

Target Pengguna / Penerima Manfaat:
petani kopi Gayo

Ukuran Keberhasilan:
Pemanfaatan kecepatan dan akurasi oleh petani yang memuat informasi harga yang diberikan melalui ponsel dan berbagai piranti pendunkung lainnya, serta respon balik dari penerima informasi

Tipe Konten:
Pemanfaatan kecepatan dan akurasi oleh petani yang memuat informasi harga yang diberikan melalui ponsel dan berbagai piranti pendunkung lainnya, serta respon balik dari penerima informasi

Strategi Distribusi:
1. Sosialisasi Program, tatap muka publikasi luar ruang dan PSA (Iklan Layanan Masyarakat)<br /> 2. Pendataan Nomor ponsel Petani dan Stakeholders 3. Penyediaan Server, mebangun situs profesional 4. Distribusi Informasi via SMS/MMS dan piranti pendukunbg lain<br /> 5. Konsultasi , training dan workshop, gagasan festival kopi pameran lokal regional luar negeri<br /> 6. Pendampingan multitools untuk petani kopi di daerah yang belum dan atau sulit mengakses signal ponsel 9. Bangun jaringan lokal regional dan global, baik swasta, organisasi nirlaba maupun bermitra dengan instansi pemerintah.

Kuantitas Output Konten:
199 plus 9 koordinator kelompok/komunitas kopi

Dana yang Diminta:
Rp. 593 Juta

Deskripsi Proyek:
Petani kopi dataran tinggi Gayo, di Aceh Tengah dan Bener Meriah mengalami berbagai kendala terkait informasi harga dan mesti dicarikan solusi. Akses informasi harga di pasar lokal dan global yang lebih komprehensif dibutuhkan oleh petani guna menunjang produktivitas mereka. Akses informasi harga yang diperoleh petani memberi ruang dan memperkuat kemandirian petani saat menjual produksi mereka.Petani terhindar dari praktik permainan harga yang diduga dilakukan oleh kartel kopi dalam hal praktik distribusi produksi. Lebih khusus, petani memiliki nilai tawar yang jauh lebih tinggi , utamanya saat petani memutuskan menjual produksi kopi mereka ke pasar, baik level lokal, regional dan global.<br /> Kopi salah satu komoditi unggulan nasional dan Aceh ini memiliki posisi tawar di level internasional, tentu saja diperlukan berbagai perlindungan, baik terhadap tanamannya, petani dan sistem pemasarannya. Analis mengatakan, salah satu bentuk perlindungan yang sudah terwujud adalah terbitnya sertifikat Indikasi Geografis kopi gayo. Sertifikat itu menjadi dasar perlindungan geografis atau originalitas terhadap tanaman unggulan masyarakat di Dataran Tinggi Gayo.

Definisi Masalah:
Petani mendapatkan informasi lebih cepat , realtime dengan menggunakan akses ponsel , memuat harga ekspor impor , lokal nasional, regional dan global. Dengan akses informasi yang lebih memadai , akurat dan valid. Petani diharapkan memiliki nilai tawar yang tinggi demi peningkatan kesejahteraan yang berkelanjutan berkontribusi bagi ekonomi nasional.

Cara Mengatasi:
Pemanfaatan teknologi informatika ( ICT) salah satunya dengan ponsel demi peningkatan kesejahteraan dan ekonomi kawasan , sebagai bertikut :<br /> 1. Penyebaran informasi harga pasar dari berbagai source level lokal , regional dan global<br /> 2. Promosi produk lokal<br /> 3. Pemanfaatan teknologi ponsel Multiplatform (Ponsel standar hingga yang canggih, Situs Web dll)<br /> 4. Penyebaran informasi harga pasar lokal global, via SMS MMS,berbagai jenis Ponsel berbasis teknologi terbaru

Perkembangan Proyek