Anda berada di mode pratinjau.
| |

PLESTER (Pelayanan Desa Terpusat)

084

084 - PLESTER (Pelayanan Desa Terpusat)

Pemanfaatan teknologi seluler untuk penyebaran informasi yang dilakukan secara terpusat. Optimalisasi penggunaan teknologi seluler sederhana berupa SMS guna memaksimalkan penyebaran informasi dari dan ke suatu desa.

Nomor:
084

Nama Lengkap Inisiator:
Alfa Kusnal Faizin

Lokasi:
Blitar, Jawa Timur

Judul Proyek:
PLESTER (Pelayanan Desa Terpusat)

Lama Aktivitas:
6 Bulan

Target Pengguna / Penerima Manfaat:
Warga desa di 3 desa di Kabupaten Blitar

Ukuran Keberhasilan:
– PLESTER dapat dimanfaatkan oleh minimal 30 warga per bulan
– PLESTER mampu menyebarkan informasi minimal 2 informasi per hari.

Tipe Konten:
Memodifikasi sistem broadcast sms dengan memanfaatkan modem khusus dan menggunakan kartu selayaknya telepon genggam. Alat (software) ini nantinya berguna sebagai pusat penyebaran informasi dimana alat ini mampu melakukan pengiriman sms ke banyak nomor secara cepat.

Strategi Distribusi:
Melakukan seminar ataupun pelatihan kepada masyarakat desa guna memberikan pengarahan supaya mengerti cara kerja program PLESTER.<br /> <br /> Memanfaatkan seminar untuk penggunaan alat di program PLESTER ini, sehingga warga desa merasa terbantu dengan adanya program PLESTER. Sehingga diharapkan nantinya penyebaran informasi lebih maksimal dan pemanfaatan untuk penyebaran informasi oleh warga juga maksimal.

Dana yang Diminta:
Rp. 60 Juta

Deskripsi Proyek:
Pemanfaatan teknologi seluler untuk penyebaran informasi yang dilakukan secara terpusat. Optimalisasi penggunaan teknologi seluler sederhana berupa SMS guna memaksimalkan penyebaran informasi dari dan ke suatu desa.

Definisi Masalah:
Masih adanya warga desa yang tidak mendapatkan informasi penting secara jelas. Sebagai contoh, di desa tempat saya tinggal masih ada beberapa warga yang tidak mengetahui secara jelas informasi tentang pengambilan dana BLT.

Cara Mengatasi:
Melakukan penyebaran setiap informasi penting dengan jelas yang berguna untuk warga desa secara terpusat dengan memanfaatkan teknologi seluler, yang notabene setiap keluarga minimal memiliki 1 telepon genggam.

Perkembangan Proyek