Anda berada di mode pratinjau.
(click to expand)

077 - Meningkatkan Akuntabilitas Pelayanan Dasar (Kesehatan dan Pendidikan) melalui SMS


Nama Inisiator

Panji Bahari Noor Romadhon

Organisasi

Perkumpulan Pusat Telaah dan Informasi Regional (PATTIRO) Banten

Deskripsi Proyek

Proyek ini akan mencoba untuk meningkatkan akuntabilitas penyedia layanan dasar, yaitu Sekolah dan Puskesmas, dengan menjadi pihak mediator yang menampung SMS terkait dari masyarakat dan menjadikannya bahan umpan balik bagi perbaikan pelayanan. Adanya layanan pengaduan yang disediakan oleh penyedia layanan cenderung jarang digunakan karena masih adanya rasa segan dari masyarakat, sehingga dibutuhkan pihak ketiga sebagai mediator.

Di sisi masyarakat, masih banyak yang belum memahami tentang hak – haknya untuk mendapatkan pelayanan prima dari sekolah dan puskesmas, maka SMS dapat menjadi alternatif cara untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, oleh sebab itu proyek ini juga akan memberikan SMS rutin terkait hak – hak masyarakat dalam pelayanan dasar. Target dalam proyek ini akan berbasis gender yaitu perempuan (terutama ibu hamil) dan anak-anak.

Tipe Konten

1. Pusat komplain masyarakat berbasis SMS
2. SMS rutin Hak masyarakat dalam pelayanan publik

Masalah yang Diangkat

Permasalahan
1. Mekanisme komplain di sekolah dan puskesmas masih belum ramah terhadap masyarakat
2. Masyarakat masih belum memahami hak – haknya untuk mendapatkan pelayanan prima

Tujuan.
1. Menciptakan mekanisme komplain berbasis SMS yang lebih mudah bagi masyarakat
2. Mensosialisasikan hak masyarakat melalui SMS

Solusi

1. Membentuk relawan peduli pendidikan dan kesehatan di level masyarakat
2. Membuat kerjasama dengan sekolah dan puskesmas terkait mekanisme komplain melalui SMS
3. Menyebarkan informasi pelayanan publik melalui SMS dengan durasi seminggu dua/ tiga kali

Strategi Distribusi

1. Sekretariat Proyek membuat sosialisasi terkait hak masyarakat dalam pelayanan dasar dan membuka pendaftaran bagi masyarakat umum yang bersedia mendapatkan sms rutin dari sekretariat program.

2. Sekretariat Proyek dengan sekolah dan puskesmas bekerjasama membuat publikasi pusat pengaduan SMS

Target Pengguna / Penerima Manfaat

Masyarakat dampingan di Kabupaten Pandeglang dan Kota Cilegon

Kuantitas Output Konten

Untuk mencegah menjadi pesan yang mengganggu bagi penerima, maka durasi SMS dibatasi sebanyak 2 kali dalam seminggu.

Indikator Sukses

1. 5 Sekolah dan 5 Puskesmas bersedia menjadi target Proyek di Kabupaten Pandeglang dan Kota Cilegon Provinsi Banten
2. 500 orang bersedia mendapatkan kiriman SMS rutin dengan presentase perempuan minimal 40%
3. 80% total keseluruhan komplain yang masuk dalam periode proyek diakomodir oleh pihak sekolah dan puskesmas

Lokasi

Tangerang, Banten

Dana yang Dibutuhkan

Rp. 229 Juta

Durasi Proyek

12 Bulan