Anda berada di mode pratinjau.
| |

Pospol

018

018 - Pospol

Proyek ini berusaha menghubungkan para pengguna internet mobile di suatu daerah kota/kabupaten, untuk saling terhubung, baik secara horinsontal (sesama warga untuk berbagi informasi) dan secara vertikal (dengan legislator yang mewakili daerahnya, dengan pemerintah daerah untuk mendorong keterbukaan). Kami akan menggawali dengan di daerah pemilihan Jateng V di Kabupaten Banyumas.

Nomor:
018

Nama Lengkap Inisiator:
Muhammad Nur Rochmi

Lokasi:
Bantul, Yogyakarta

Judul Proyek:
Pospol

Lama Aktivitas:
12 Bulan

Target Pengguna / Penerima Manfaat:
Warga yang memiliki hak pilih, legislator, pemerintah daerah di Banyumas

Ukuran Keberhasilan:
Penggunanya mencapai 5.000. Pemerintah daerah dan legislator di daerah (Banyumas), menggunakan platform ini

Tipe Konten:
Infomasi direktori sosial berbasis warga.

Strategi Distribusi:
Pengguna mengkreasi konten dan menyebarkannya sendiri

Kuantitas Output Konten:
Jumlah konten sesuai dengan jumlah pengguna platform ini

Dana yang Diminta:
Rp. 1.2 Milyar

Deskripsi Proyek:
Proyek ini berusaha menghubungkan para pengguna internet mobile di suatu daerah kota/kabupaten, untuk saling terhubung, baik secara horinsontal (sesama warga untuk berbagi informasi) dan secara vertikal (dengan legislator yang mewakili daerahnya, dengan pemerintah daerah untuk mendorong keterbukaan). Kami akan menggawali dengan di daerah pemilihan Jateng V di Kabupaten Banyumas.

Definisi Masalah:
Saat ini, media sosial semacam twitter dan facebook, tak bisa mengakomodasi kebutuhan warga lokal. Karena dua jenis media sosial itu tak didesain sesuai konteks Indonesia. Informasi soal daerah warga, pemerintahan lokal, aktivitas legislator dari daerah pemilihannya, tak bisa diwadahi twitter/facebook. Pengguna harus mencari sendiri akun official dari legislator/pemerintah daerah mereka.

Cara Mengatasi:
Media sosial Pospol ini akan langsung menggolongkan penggunanya pada daerah (kota/kabupaten) mereka. Para pengguna dari satu daerah bisa langsung terhubung. Di sisi lain, channel (legislator/pemerintah daerah) sudah tersedia di daerah mereka. Sehingga mereka bisa terhubung langsung dengan channel yang sesuai daerahnya.

Perkembangan Proyek