Anda berada di mode pratinjau.
| |
Siaran Pers

Penerima Hibah

Endah Fitriana


Riwayat Berkarya

Bidang Seni yang Ditekuni

musik

Pengalaman Berkarya

7 tahun

Contoh Karya

Situs Web

-

Media Sosial

Facebook : Endah Fitriana

Catatan Juri


Dana yang diturunkan: Rp.384 Juta

Macapatan adalah media belajar sehari-hari yang dikuasai oleh para perempuan Sedulur Sikep di Kendeng Utara dalam membicarakan nilai-nilai spiritual mereka mengenai pentingnya masyarakat terlibat dalam persoalan lingkungan hidup sejak di lingkup terkecilnya yaitu keluarga. Endah Fitriana adalah salah satu perempuan dewasa generasi sekarang yang terlibat aktif dalam mengajarkan nilai-nilai tersebut melalui pendidikan macapatan bersama anak-anak di Omah Kendeng. Penggantian gamelan yang sudah rusak parah dengan seperangkat gamelan baru yang layak untuk aktivitas macapatan diharapkan dapat meningkatkan kualitas akses para perempuan Sedulur Sikep bersama generasi barunya dalam terus mempercakapkan nilai-nilai spiritual kritis melalui ekspresi kebudayaan mereka.

Proyek


No. Formulir

164

Judul Proyek

Pembelian Gamelan

Lokasi Proyek

Pasinaon Omah Kendeng, Ds. Sukolilo, Kec. Sukolilo, Kab. Pati, Jawa Tengah

Deskripsi Proyek

PEMBELIAN GAMELAN Harga Gamelan Rp. 329.625.000 Harga Rancakan Rp. 53.812.500 Total harga gamelan dan rancakan Rp. 383.437.500

Kategori

lintasgenerasi

Latar Belakang Proyek

Latar Belakang Aliran kepercayaan adalah paham yang mengakui adanya Tuhan Yang Maha Esa, tetapi tidak termasuk atau tidak berdasarkan ajaran salah satu dari kelima agama yang resmi (Islam, Katolik, Kristen Protestan, Hindu, dan Buddha). Aliran kepercayaan ada berdasarkan kebudayaan setempat dan lebih mengacu pada kearifan lokal. Di Sukolilo, bagian wilayah Kabupaten Paten paling selatan yang berbatasan dengan Kabupaten Grobogan, ada sekelompok masyarakat yang yang dinamakan Sedulur Sikep (Wong Samin). Mereka menganut kepercayaan yang diajarkan oleh Samin Surosentiko dengan perintah perintah "Lakonana sabar trokal. Sabare dieling-eling. Trokali dilakoni." Dengan berpedoman ini Sedulur Sikep ( Samin ) hendak membangun sebuah negara batin yang jauh dari sikap drengki srei, tukar padu, dahpen kemeren. Hidup tenteram jujur dan berdampingan dengan orang-orang yang beragam lain dengan tenteram. .

Masalah yang Diangkat

Masalah Yang Diangkat. Sedulur Sikep menyampaikan ajaran kehidupan kepada anak-anaknya selain dengan contoh langsung juga melalui media tembang (macapat). Isi tembang berisi ajaran-ajaran kehidupan. Acara macapatan masih dilaksanakan di komunitas ini pada saat sepasaran bayi dan selapanan bayi . Para orang tua yang bisa nembang macapat yang berisi ajaran-ajaran kehidupan. Sayangnya, anak-anaknya kurang suka belajar macapat. Bertolak dari hal tersebut dan didukung adanya gamelan sangat sederhana di Omah Kendeng(sebuah rumah tempat sinau bersama) saya mengajak anak-anak sinau nabuh gamelan sebagai lantaran sinau macapat setelah orang tua mereka menyetujui. Mereka sangat suka.Tak terasa akhirnya mereka selain bisa nabuh gamelan juga bisa nembang macapat. Kekhawatiranku terjawab, kehilangan generasi nembang macapat di Sedulur Sikep bisa terselamatkan. Pasinaon tetap berjalan sampai sekarang, tapi kami menemui kendala. Gamelan sangat sederhana maupun rancakan sudah rusak dimakan usia, sehingga latihan dan proses sinau menjadi terganggu. Hal inilah yang mendasari saya mengajukan bantuan untuk membeli gamelan demi menyelamatkan generasi suka nembang macapat demi kelangsungan tradisi budaya dan seni pada komunitas adat Sedulur Sikep.

Durasi Proyek

8 bulan

Indikator Sukses

Indikator Sukses Indikator sukses setelah bantuan diterima adalah fasilitas untuk sinau nabuh gamelan dan nembang macapat menjadi lebih baik, komplit. Anak-anak menjadi lebih semangat. Akhir-akhir ini mereka sudah memulai mengajak serta adik-adiknya untuk ikut sinau. Selain itu ada banyak tambahan peserta sinau dari saudara dan tetangga yang sama-sama tidak boleh sekolah disekolah formal. Salah satu penyemangat mereka ikut sinau adalah butuh bisa sinau nabuh gamelan dan nembang.

Dana Hibah

Rp.384 Juta

Selamat Kepada Penerima Hibah