Anda berada di mode pratinjau.
| | |
Kabar Terbaru

Penerima Hibah

Azka Amalina


Riwayat Berkarya

Bidang Seni yang Ditekuni

seni_rupa

Pengalaman Berkarya

8 tahun

Situs Web

http://azkaluna.wixsite.com/azkaluna

Media Sosial

https://www.instagram.com/azkaluna/

Catatan Juri


Dana yang diturunkan: Rp.20 Juta

Ketegangan hubungan antara anak muda dan anggota keluarga yang sepuh adalah isu sosial yang kian mengemuka. Inspirasi karya berangkat dari refleksi atas interaksi penggagas dengan neneknya, 2 perempuan dari generasi yang berbeda. Dukungan proses berkarya melalui forum inkubator diharapkan memampukan pengagas menawarkan cara pandang baru terhadap interaksi antar generasi yang lebih saling memberdayakan.

Proyek


No. Formulir

1155

Judul Proyek

Akhir Usia, Buku dan Pameran Fotografi

Lokasi Proyek

DI Yogyakarta dan Sumatra Barat

Deskripsi Proyek

Pembuatan karya fotografi yang dibukukan mengenai wanita-wanita lanjut usia (lansia), dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat khususnya generasi muda, untuk lebih peduli terhadap orang tua. Subjek foto merupakan wanita lansia yang tinggal di daerah Gunung Kidul dan Sumatera Barat, tingginya tren merantau pada daerah tersebut mengakibatkan banyak orang tua yang tinggal jauh dari anak-anaknya. Buku ini akan diterbitkan sekaligus dengan melaksanakan pameran fotografi pada 1 Oktober 2018 di Yogyakarta, bertepatan dengan hari lansia internasional.

Kategori

perjalanan

Latar Belakang Proyek

Sejak kematian kakek, nenek saya tinggal bersama dengan keluarga kami dan sejak saat itu banyak hal tentang nenek-nenek yang saya pertanyakan – terlebih lagi karena nenek saya cerewet. Kenapa nenek selalu antusias ketika ada kesempatan untuk ngobrol? Kenapa nenek selalu menceritakan hal yang sama? Ternyata ia butuh didengar dan merasa dianggap, meski tidak lagi punya bahan pembicaraan yang baru dan menarik. Kami yang sudah terbiasa dengan keberadaannya seringkali menghiraukan nenek karena kesibukan masing-masing, padahal jika bukan kami, siapa yang akan mendengarkan dan memperhatikannya? Suami dan teman-temannya sudah meninggal, ia tak lagi punya seseorang yang mencarinya. Hal ini membuat saya sedih. Saya berusaha lebih peduli terhadap nenek, juga lansia di sekitar saya. Lalu pada 2014 saya mulai membuat proyek fotografi mengenai nenek saya. Menjadi lanjut usia adalah sebuah transisi besar dalam hidup. Banyak hal yang pergi darinya seperti pekerjaan, teman, maupun pasangan hidup. Kesepian menjadi hal yang biasa, sementara kematian sudah di ujung mata. Sebuah panggilan telepon dari anak dan cucu dapat membuat hari mereka lebih berwarna, andai si anak mau meluangkan sedikit waktu untuk mengingat orang tuanya.

Masalah yang Diangkat

Terjadinya bonus demografi di Indonesia diprediksi mengakibatkan tingginya jumlah lansia di tahun 2030-2050. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik pada 2014, angka harapan hidup masyarakat Indonesia terus meningkat hingga rata-rata usia 72 tahun, sementara angka harapan hidup wanita lebih tinggi dibandingkan dengan pria, yang menjelaskan mengapa banyak ditemui janda lanjut usia. Hal tersebut juga menjadi faktor meningkatnya jumlah lansia terlantar di DIY menjadi 45.765 pada tahun 2017 berdasarkan data dari Dinas Sosial DIY. Dalam proyek ini saya ingin membangun kepedulian generasi muda terhadap orang tua. Banyaknya kasus penelantaran orang tua lanjut usia yang terjadi membuat saya merasa sedih dan resah, tetapi saya percaya bahwa hal ini dapat berubah. Kepedulian dapat dipupuk mulai dari sekarang untuk mempersiapkan generasi muda dalam menghadapi lansia di masa depan. Dengan membuat karya buku fotografi, diharapkan pesan ini dapat menyentuh langsung ke hati pembacanya dan membuat mereka ingat akan orang tuanya, sehingga lansia di masa depan bisa lebih sejahtera.

Durasi Proyek

5 bulan

Indikator Sukses

Selesainya penciptaan karya fotografi dengan hasil visual yang diharapkan. Terbitnya buku foto. Berjalannya pameran fotografi. Komentar pengunjung yang positif.

Dana Hibah

Rp.80 Juta

Selamat Kepada Penerima Hibah