Anda berada di mode pratinjau.
| |

Hpku-Teman Belajarku

318

318 - Hpku-Teman Belajarku


Nomor:
318

Inisiator:
1000guru (Kediri)

Organisasi:
1000guru (Kediri)

Tanggal aplikasi:
16 September 2011

Lokasi:
Kediri

Dana:
250 Juta Rupiah

Topik hibah:
Kebebasan dan etika bermedia

Masa Aktivitas:
Januari – Desember 2012 (satu tahun)

Deskripsi Proyek:
Sosialisasi pemanfaatan HP yang sehat, terutama dibidang pendidikan (guru dan siswa) dalam workshop pembuatan video dukumenter, video tutorial, dan video pembelajaran berdurasi pendek berformat 3gp dalam berbagai bidang dan mempublikasikannya secara gratis melalui berbagai media, termasuk dari hp ke hp dan dari internet ke hp.<br /> Workshop akan kami lakukan dengan memanfaatkan mobillabkom, dimana 20 labtop dengan aplikasi jaringan untuk pelatihan yang dikemas dalam kereta dorong siap kami pergunakan untuk pelatihan pembuatan video berformat 3gp secara gratis, bidang yang menjadi prioritas adalah pendidikan, pelayanan umum pemeritah dan swasta, industri kecil, seni dan budaya, dan bidang yang lain yang banyak dibutuhkan pelajar dalam kehidupan sehari-hari.Untuk yang jarak jauh/ di luar Kediri akan kami laksanakan dengan videotelekonferensi teknik dari 1000guru.net.<br /> Target dari proyek ini terciptanya budaya yang sehat dalam pemanfaatan Hp utamanya di lingkungan pendidikan, tidak adalagi pelarangan pemanfaatan Hp di lembaga pendidikan yang sudah siap, dan terciptanya 1000 konten video pembelajaran berformat 3gp

Masalah yang ingin diatasi:
Jumlah pengguna HP di Indonesia tercatat sebanyak 116 juta (Wireless Intelligent, per September 2008) dan menempati urutan ke-6 terbanyak di dunia. Namun kenyataan di lapangan ternyata belum seperti kondisi ideal yang diharapkan. Dari sejumlah pengguna mobile di Indonesia ternyata sebagian besar hanya diperuntukkan untuk telepon, SMS dan chatting. Belum banyak yang digunakan untuk pemanfaatan pembelajaran dalam dunia pendidikan. Tantangan yang ada adalah belum banyak tersedia konten-konten pembelajaran berbasis mobile yang bisa diakses secara luas. Kebanyakan konten yang beredar di pasaran masih didominasi konten hiburan, Kenyataan ini memunculkan kebutuhan akan adanya pengembangan-pengembangan konten/aplikasi berbasis perangkat bergerak yang lebih banyak, beragam, murah dan mudah diakses<br /> Disadari atau tidak memang segala sesuatu di dunia ini selalu hadir dalam dua sisi (positif dan negatif), tak terkecuali telepon selular, tinggal bagaimana kita mengelola agar sisi positif berperan lebih dominan dibanding sisi negatifnya. Kiranya kita sepakat bahwa kecepatan dan ketepatan akses komunikasi tentulah merupakan hal yang sangat positif bagi para pelajar dan siapa saja yang hidup di jaman ini.<br /> Di samping hal positif seperti tersebut di atas, kehadiran telepon selular juga mengandung konsekwensi logis dengan berbagai dampak negatifnya. Bagi pelajar, pemanfaatan telepon selular tanpa terkendali berpotensi mencetak generasi pemalas dan berkepribadian menyimpang. Bagaimana tidak? Pengguna telepon selular selaku konsumen kini telah sedemikian dimanjakan oleh segudang fasilitas mudah dan murah yang ditawarkan produsen untuk dapat mengakses informasi global tanpa batas, sehingga siswa yang nota bene belum cukup memiliki perisai atau bekal mental yang memadai cenderung lebih suka melihat, membaca bahkan mengambil sajian yang terlalu vulgar yang bertentangan dengan nilai budaya dan ajaran agama semacam foto dan video seronok/porno yang terdapat di internet. Hal inilah yang sering dijadikan alasan keprihatinan akan maraknya penggunaan ponsel yang kini menjadi salah satu trend kehidupan modern.<br /> Tetapi andaikan kita bisa secara bersama sama bergandengan tangan memberi pengertian dan membuat pilihan konten-konten ponsel yang baik dan bermanfaat tentu lambat laun, ini merupakan sarana belajar yang efektif dan menyenangkan. Sehingga sarana komunikasi yang sangat familier dan sangat dibutuhkan ini merupan salah pilihan bagi para pelajar untuk menambah pengetahuan dan bukannya menjadi momok bagi dunia pendidikan

Cara mengatasi dan masyarakat yang diuntungkan:
Sosialisasi dan memberi contoh aplikasi pemanfaatan HP untuk belajar melalui seminar, workshop, dan videotelekonferensi, serta melakukan publikasi dan menyebarluaskan hasilnya melalui berbagai media. Pihak yang diuntungkan melalui proyek ini adalah siswa SMA/SMK/MA dan guru kota dan Kabupaten Kediri serta masyarakat yang memanfaatkan media ini, dan pihak lain yang bersedia mengadakan seminar atau workshop dengan video telekonferensi

Ukuran kesuksesan:
1. Timbulnya kesadaran dilingkungan pendidikan terutama pelajar untuk memanfaatkan Hp yang sehat dan untuk mendukung pembelajaran di sekolah.<br /> 2. Tidak ada lagi aturan pelarangan pemanfaatan pemakaian Hp di lingkungan sekolah dan ada mekanisme sistem pengawasan pemanfaatan Hp.<br /> 3. Dalam satu tahun workshop video 3gp yang dihasilkan lebih dari 1000 buah dan bisa di download melalui internet secara gratis