Anda berada di mode pratinjau.
| |

Pembelajaran Bahasa Indonesia-Inggris-Arab Terintegrasi Bertemakan Etika Dalam Berbahasa Berbasiskan E-learning

199

199 - Pembelajaran Bahasa Indonesia-Inggris-Arab Terintegrasi Bertemakan Etika Dalam Berbahasa Berbasiskan E-learning


Nomor:
199

Inisiator:
Indra Ruwadi

Organisasi:
NA

Tanggal aplikasi:
16 September 2011

Lokasi:
Bandung, Jawa Barat

Dana:
250 Juta Rupiah

Topik hibah:
Kebebasan dan etika bermedia

Masa Aktivitas:
Januari 2012 – Januari 2013 (1 tahun)

Deskripsi Proyek:
Program pembuatan media ajar dan kurikulum untuk pelajaran Bahasa Indonesia-Inggris-Arab tingkat SMU yang menggunakan kurikulum terintegrasi menggunakan sistem tematik, dimana tema yang diutamakan dalam pelajaran bahasa Indonesia-Inggris-Arab tersebut berkaitan dengan etika berbahasa bagi siswa. Salah satu materi yang akan ditekankan adalah etika dan kebebasan dalam menggunakan media, seperti dalam social media seperti facebook, twitter, youtube, dll. Media pendidikan ini akan menggunakan e-learning, seperti e-book, vcd/dvd pembelajaran, cd tutorial interaktif, website elearning, pemaksimalan fasilitas jejaring sosial dan media lainnya, seperti facebook, twitter, youtube, dll, yang semuanya bersifat gratis untuk digunakan, siapa saja, kapan saja, dimana saja.<br /> Media pendidikan ini akan dibuat semenarik mungkin sehingga anak tidak merasa tertekan dan menikmati dengan baik, misalkan dengan pemateri bintang film terkenal berupa cupllikan film/sinetron, dengan animasi serta sound system yang baik serta naskah materi pembelajaran tematik yang menyentuh. Lalu diadakannya pelatihan bagi guru-guru se-Indonesia untuk memaksimalkan penggunaan media ajar dan kurikulum yang telah dibuat

Masalah yang ingin diatasi:
• Permasalahan yang dihadapi bangsa kita mengahadapi dunia global sangatlah banyak terutama dalam hal ketidaksiapan kita dalam berbagai aspek, salah satunya adalah aspek bahasa, salah satu contoh terdekat yang kemarin santer adalah kasus korban TKI di Timur Tengah, dan menurut saya salah satu aspek yang menjadi penyebab adalah lemahnya kemampuan dalam berbahasa arab yang baik dan benar dimiliki tenaga kerja kita.<br /> • Pembelajaran bahasa yang rumit karena tidak menarik dari sisi konten ataupun tata cara dalam penyampaian pembelajarannya.<br /> • Kurangnya pemahaman dalam beretika/sopan santun dalam berkomunikasi sehingga menimbulkan pemusuhan, iri, dengki, yang menyebabkan rusaknya moral bangsa yang menyebabkan keterpurukan dalam setiap aspek kehidupan.<br /> • Mahalnya biaya pembelajaran bahasa, dimana sekolah yang berstandar internasional(menggunakan bahasa Inggris-Arab) baik swata maupun negeri membutuhkan biaya yang besar

Cara mengatasi dan masyarakat yang diuntungkan:
Diharapkan dengan kurikulum yang terintegrasi dalam materi pelajaran bahasa Indonesia-Inggris-Arab tingkat SMU akan mempermudah anak didik untuk memahami pelajaran bahasa yang diterima sehingga siswa memiliki kemampuan global dalam menghadapi masa depan. Dengan pengambilan tema berbasis pembelajaran etika diharapkan siswa dapat berbahasa dengan baik, benar, sopan dan santun, baik dalam bahasa keseharian maupun dalam penggunaan media informasi meliputi social media seperti facebook, twitter, youtube, dll.<br /> Adapun dengan penggunaan elearning yang dapat dihiasi hal yang bersifat entertaining diharapkan akan menjadi lebih menarik, murah, efektif dan efisien, dalam penyebarannya, kebebasan untuk mempergunakan, siapa saja, kapan saja, dimana saja. Untuk pendanaan berkelanjutan kami akan mencari sponsor dari pihak lain yang bisa berupa iklan produk/jasa mereka dalam media pembelajaran yang kami sebarkan sehingga diharapkan dihasilkan masyarakat yang memiliki kemampuan bahasa yang global(Indonesia-Inggris-Arab) yang memiliki perilaku yang mulia dengan biaya yang murah, efektif dan efisien. Pihak yang diuntungkan adalah seluruh siswa-siswi SMU Sekolah Darul Qur’an International khususnya dan seluruh masyarakat Indonesia dan dunia umumnya, karena program kami ini adalah program bahasa International yaitu bahasa Indonesia-Arab-Inggris

Ukuran kesuksesan:
Adanya rasa tertarik dari murid di tempat kami mengajar terhadap pelajaran yang telah kami berikan, adanya semangat tinggi dalam belajar yang diwujudkan dalam pengerjaan tugas yang diberikan dan dapat menjawab soal yang diberikan, siswa dapat berbicara dengan baik, benar, sopan dan santun, dan adanya polling diwebsite kami tentang kepuasan/ketidakpuasan masyarakat terhadap program yang kami gulirkan, yang akan menjadi bahan perbaikan dimasa yang akan datang

Perkembangan Proyek



Tidak ada aktifitas