Anda berada di mode pratinjau.
(click to expand)

130 - KEMIREN, Menulis Sejarahnya Sendiri


Nama Inisiator

Kisma Donna Wijaya

Organisasi

Komunitas Sejarah Banyuwangi (Koseba)

Topik

Meretas batas - kebhinekaan bermedia

Deskripsi Proyek

Sebuah proyek mengenai penulisan sejarah Desa Kemiren oleh remajanya masing-masing, mulai dari asal-usul desa, tokoh, arsitektur, seni-tradisi, kuliner, dan kosakata khas yang dipakai warga. Komunitas Koseba akan mendampingi proses penulisan dan hasilnya akan dimasukkan ke dalam website Koseba dan dicetak untuk dibagikan ke berbagai perpustakaan

Masalah yang Diangkat

Sebagai desa adat, Kemiren tengah dikepung modernisasi. Berbagai dampak seperti bentuk rumah telah terlihat. Sayangnya generasi muda sebagai penerus budaya di Desa Kemiren tidak memiliki pengetahuan cukup mengenai lingkungannya. Penelitian sejarah desa Kemiren banyak dilakukan dosen dan peneliti luar negeri, namun belum pernah ditulis oleh remaja yang lahir dan tumbuh di desanya.

Solusi

Koseba akan membekali dan mendampingi beberapa remaja Desa Kemiren dengan ilmu dasar jurnalistik seperti teknis menulis, wawancara, dan menelusuri sumber-sumber sekunder di kantor desa, perpustakaan serta BPS. Mereka diminta untuk turun ke lapangan, di antaranya mewawancarai tokoh-tokoh setempat. Hasil dari tulisan mereka akan diterbitkan menjadi buku.

Target

30 remaja usia 17 - 25 tahun di Desa Kemiren

Indikator Sukses

Apabila 75 persen dari peserta mampu menyelesaikan tulisan mereka

Lokasi

Banyuwangi, Jawa Timur

Dana yang Dibutuhkan

150 Juta Rupiah

Durasi Proyek

Januari 2012 - Desember 2013 (2 tahun)