Anda berada di mode pratinjau.
(click to expand)

Perempuan dan Kebebasan Ekspresi di Solo



poster-solo

Alunan lagu dari Tulus mengiringi upaya tim Cipta Media Ekspresi saat berkoordinasi dengan tim Solo dalam perencanaan sosialisasi pertama temu muka antara juri, panitia, dan calon penerima hibah. Pemilihan lagu “Ruang Sendiri” dari Tulus ini bukan kebetulan, video klip lagu menampilkan Melati Suryodarmo seniman pertunjukan dari Solo yang menjadi satu dari sepuluh performance artist yang harus ditonton di dunia versi Marina Abramovic. Melati, disela kesibukannya, bahu membahu bersinergi dengan Juri Cipta Media Ekspresi, Naomi Srikandi, untuk menyelenggarakan sosialisasi pertama di Solo. Sebagai seniman, mereka berdua sepakat bahwa hibah Cipta Media Ekspresi adalah kesempatan yang sangat jarang, dimana hibah terbuka untuk pemula maupun seniman yang berpengalaman dan didesain untuk perempuan.

NaomiSrikandi

Bertempat di Pendopo Wisma Seni Taman Budaya Jawa Tengah, Anggota Juri Naomi Srikandi dan Panitia, Siska Doviana melakukan tanya jawab dengan sekitar 30 calon penerima hibah. Naomi menekankan bahwa penting sekali bagi seniman perempuan memikirkan kualitas dari upaya seni budaya yang dilakukannya, hibah Cipta Media Ekspresi untuk Naomi bukan charity (sedekah) dan sebagai salah satu juri Naomi ingin mengabulkan permohonan hibah dari perempuan yang memikirkan kemajuan politik dalam pengertian hubungannya dengan kekuasaan.

Pertunjukkan dan lukisan itu kan seperti hasil dari ketegangan ekspresi, disana ada relasi kuasa. Seniman sebenarnya bergulat dengan hal tersebut. Pergulatan dan dialektikanya dengan kenyataan lingkungannya seperti ‘Perang melawan diri sendiri’ dimana karya karya seniman adalah komitmen etis terhadap persoalan lingkungan.”

Pertanyaan-pertanyaan dari calon penerima hibah antara lain:

  1. Apakah hibah Cipta Media Ekspresi bisa digunakan untuk membiayai Tugas Akhir? Dijawab bisa.

  2. Apakah kesalahan memasukkan kategori akan berakibat tidak diterimanya permintaan hibah? Tidak, kategori penting sebagai bimbingan bagi juri untuk menilai upaya seni dan budaya, sementara untuk pemohon hibah mempertimbangkan komponen biaya terbesar dari upaya hibahnya. Namun apabila diletakkan salah, tidak menjadi alasan ditolaknya permohonan hibah.

  3. Bisakah permohonan hibah diminta hanya untuk membeli alat musik? Dijawab bisa.

Pada pukul 18:00 usailah sosialisasi dan tanya jawab di Solo, untuk pemohon hibah yang tidak bisa datang dapat melihat presentasi dari panitia dan juri secara daring.

Sementara jadwal lengkap sosialisasi temu muka antara juri/panitia dan calon penerima hibah bisa dilihat di sini.

Tags: